Published On: Fri, Aug 22nd, 2014

Proyek Pengaspalan di Kabaena Bermasalah

Share This
Tags
Ilustrasi Pengerjaan Jalan

Ilustrasi Pengerjaan Jalan

RUMBIA, kolakanews.com — Proyek pengaspalan jalan Kabupaten Dongkala – Lengora di Pulau Kabaena Kabupaten Bombana diduga bermasalah. Proyek yang menyedot Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bombana tahun 2013 sebesar Rp 5.032.000.000 ini diduga asal jadi dan menyalahi bestek. Hal ini diungkapkan Aktivis Jaringan Advokasi Kebijakan Publik (JarraK), Muhammad Anis, saat ditemui di Rumbia.

Ia menduga, Proyek tersebut tidak dikerjakan secara serius oleh kontraktor, karena pelaksana proyek tidak melakukan penimbunan. Tapi konstruksi jalan
hanya ditimbun dengan kerikil kemudian disiram dengan aspal.

“Proses pengaspalan biasanya digusur lebih awal kemudian dihamparkan timbunan sesuai volume ketebatan dalam RAB, lalu dilapisi dengan suplit dan
dipadatkan dengan vibro, setelah itu baru disiram menggunakan aspal,”ujar Anis pada wartawan, kemarin.

Aktifis Bombana ini menilai pihak rekanan yang bekerja sesuai nomor kontrak 605/06/FSJLN/PPK-BM/IV/2014, dan tanggal kontrak kerja 3 April 2014, dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender ini, tidak maksimal bekerja karena lokasi proyek jauh dari jangkauan pengawas.

Pengaspalan yang dikerjakan PT Merah Putih Alam Lestari ini terindikasi merugikan keuangan negara.

Anis mendesak, agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana, segera melakukan peninjauan lapangan dan memanggil Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bombana untuk mengevaluasi pelaksanaan proyek yang terindikasi merugikan keuangan Bombana itu.

“Jangan karena Kabaena mau mekar dari Bombana, sehingga pembangunan infrastrukturnya tidak diseriusi,”tukasnya. (KT)

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>