Antam Serahkan Bantuan Truk dan Kontainer Sampah Kepada Pemda Kolaka

  • Whatsapp
Penyerahan bantuan truk sampah dan kontainer sampah dari PT Antam oleh CSR HC and Finance Division Head PT ANTAM Tbk UPBN Sultra Dito Yulianto kepada Camat Pomalaa Mirdan Athar

Kolaka, KN – Sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan penanganan permasalahan sampah di wilayah Kolaka Sulawesi, PT Antam Tbk UBPN Sulawesi Tenggara memberikan bantuan satu unit truck tampah dan tiga unit kontainer sampah kepada Pemda Kolaka.

Penyerahan bantuan kendaraan dan kontainer sampah untuk operasional kebersihan tersebut dilaksanakan usai upacara kemerdekaan RI Ke-76 di halaman kantor Bupati Kolaka pada Selasa (17/8).

Read More

CSR HC and Finance Division Head PT ANTAM Tbk UPBN Sultra, Dito Yulianto mengatakan Antam ingin terus memberikan nilai tambah dan manfaat bagi masyarakat sekitar, salah satunya membantu menangani keluhan warga mengenai sampah.

Bantuan tersebut kata Dito nantinya akan digunakan di wilayah Kecamatan Pomalaa dalam penanganan kebersihan diwilayah itu.  Di hadapan Bupati Kolaka Ahmad Safei, bantuan tersebut diserahkan oleh Dito Yulianto secara simbolis kepada Camat Pomalaa, Mirdan Athar.

Dito Yulianto juga mengatakan, penyerahan bantuan mobil sampah tersebut adalah tindak lanjut dari program Musrempom pada tahun 2021 yang fokus permasalahan sampah di wilayah kecamatan Pomalaa.

“Pak Camat Pomalaa Mirdan Athar telah menyampaikan dalam Musrempom agar PT Antam bisa membantu, jadi tahun 2021 ini kami PT ANTAM membantu menyediakan 1 unit truk sampah dan 3 unit kontainer sampah untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Kecamatan Pomalaa,” papar Dito.

Dia juga mengatakan permasalahan sampah di wilayah Kecamatan Pomalaa sering dikeluhkan warga sekitar. “Memang beberapa tahun ini ada keluhan untuk sampah di Kecamatan Pomalaa, maka dari itulah PT Antam memberikan bantuan ini agar bisa membantu soal keluhan warga tersebut,” paparnya. (yus)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.