Penyelundup 91 Ribu Benih Lobster Ditangkap Polri-KKP

KOLAKANEWS, JABAR – Korpolairud Baharkam Polri bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggagalkan penyelundupan 91.246 benur atau benih lobster di wilayah Bogor, Jawa Barat, kemarin (17/5). Tiga orang ditetapkan menjadi tersangka.

Kasubdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Kombespol Donny Charles Go menyatakan, pihaknya menggerebek sebuah gudang di kawasan Bogor pada 14 Mei. ”Setelah dilakukan pencacahan oleh tim KKP, diamankan 91.246 ekor benih lobster,” terangnya dalam konferensi pers di Mako Polairud Baharkam Polri, Jakarta Utara, kemarin.

Dari penggerebekan itu diamankan tiga tersangka. Yakni, UD, ERP, dan CH. UD berperan sebagai kepala gudang dan koordinator. Sementara itu, ERP dan CH bertugas mengemasi benur-benur tersebut di boks.

Saat diamankan, ada 19 boks styrofoam yang berisi benih lobster. Yakni, 72.204 ekor jenis lobster pasir dan 19.042 ekor jenis mutiara. Benur itu rencananya dikirim ke luar negeri.

Dari keterangan para tersangka, jenis lobster pasir dijual dengan harga Rp 200 ribu per ekor. Sementara itu, lobster mutiara dijual Rp 250 ribu per ekor. ”Jika dijumlahkan nilainya, kami berhasil amankan kerugian negara sekitar Rp 19,2 miliar,” katanya.

Para tersangka dijerat Pasal 92 jo Pasal 26 Ayat (1) UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Pasal 88 juncto Pasal 16 UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar.

Direktur Pengawasan Sumber Daya Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Drama Panca Putra menjabarkan, sepanjang lima bulan terakhir, KKP dan tim gabungan sudah menggagalkan 8 kali penyelundupan dengan total 982 ribu benur. (jp)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *