Kantor Pengadilan Negeri Kolaka Diserbu Warga, Minta Kades Hakatutobu dan Istri Ditangguhkan Penahanannya

  • Whatsapp

Kolaka, KN – Ratusan warga Desa Hakatutobu Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kolaka Menggugat (AMKM), menyerbu Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kolaka di Jalan Pemuda Km. 3 Kolaka, Senin (3/9/2022).

Dalam pernyataan sikapnya, AMKM mendesak kepada Hakim PN Kolaka untuk menyetujui permohonan penangguhan penahanan terhadap terdakwa Nurdin dan Istrinya Irnawati.

“Atas nama masyarakat Hakatutobu, kami meminta kepada majelis hakim PN Kolaka untuk mengabulkan permohonan penangguhan penahanan kepada Nurdin bersama Istrinya. Jika tidak, maka kami tidak akan meninggalkan pelataran kantor PN Kolaka ini,” terang Herman, salah satu orator AMKM.

Orator AMKM lainnya, Haeruddin Dudi menilai bahwa tindakan pelanggaran pidana dan penahanan yang dialamatkan kepada Kepala Desa Hakatutobu, Nurdin oleh Kepolisian Polda Sultra adalah tindakan kesewenang wenangan dan terindukasi dikriminalisasi. Pasalnya Nurdin bukannya telah melakukan perbuatan melawan hukum, namun malah melakukan tindakan yang mulia dengan melakukan perbaikan dan pembangunan sebuah mushollah menjadi masjid permanan yang terbilang megah.

“Apakah seorang yang melakukan perbaikan mushollah yang diganti menjadi bangunan masjid adalah tindakan tercela dan melawan hukum? Jika bukan, maka segera putus bebas Nurdin dan istrinya, sebab mereka dan warga Hakatutobu memiliki niat baik dengan membangun masjid baru, tapi dilaporkan bahkan saat ini telah menjadi tahanan kejaksaan Kolaka,” terang Dudi.

Sementara itu, Moh. Fauzi, yang mewakili Pengadilan Negeri Kolaka yang menemui warga mengatakan bahwa terkait permintaan warga dan keluarga yang meminta penangguhan penahanan, hal tersebut telah dilakukan oleh Kuasa Hukum tersangka.

“ Terkait permohonan tersebut kami belum dapat memberi keputusan, karena hal tersebut adalah rana daripada hakim yang memeriksa pokok perkara” kata Fauzi

Kendati demikian, Pengadilan Negeri Kolaka memberi apresiasi kepada warga dan berharap untuk terus mengawal proses hukum dari kasus tersebut. (ab/KN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *